Senin, 17 November 2014

Hidup Sehat Tanpa SMG

Masih sering kita meremehkan hal kecil yang itu bisa berimbas pada hal besar nantinya. Contohnya dalam penggunaan MSG dalam kehidupan masak memasak kita sehari-hari. Berdasarkan obrolan singkat yang biasa terjadi didalam perjumpaan kita dengan komunitas ibu-ibu di warung, saat belanja sayur. Pasti salah satu yang dibeli ada MSG, alasannya kalau nggak pake masakannya nggak mantap, hambar, nggak enak dan berbagai alasan.

Padahal bahaya yang di akibatkan oleh MSG di kemudian hari sangat banyak. Zat yang tidak aman didalamnya menumpuk di dalam tubuh dan salah satu akibatnya munculnya bibit penyakit kanker *berdasar cerita teman yang habis operasi kanker leher servik, yang kata dokter salah satu penyebabnya karena makanan yang dikonsumsi tidak sehat, seringnya menggunakan MSG. Dan biasanya anak yang suka makan makanan yang mengandung MSG cenderung tidak mau makan. Terutama yang ada dalam jajanan kecil, seperti ciki-ciki an, dan kawan-kawannya.
Saya termasuk yang sudah memulai mengurangi menggunakan MSG sejak anak pertama sejak mereka masih kecil dan benar-benar lepas sudah 7 tahun. Alhamdulillah sampai anak Ke 4 saya bebas MSG. Namun bukan hal mudah, pembiasaan ini perlu perjuangan.
Pada awalnya masakan memang terasa aneh, rasanya nggak enak. Tapi karena lidah dibiasakan dengan rasa aneh itu, lama-lama jadi biasa. Biasanya sebagai pengganti saya menggunakan sedikit daging ayam, daging sapi atau udang.
Jadi hampir setiap hari di kulkas ada persediaan daging sapi atau daging ayam, udang atau cumi juga menjadi bahan kaldu yang selalu siap dapat masak.
Hasilnya enak, dan tentunya sehat. Atau bisa dengan perpaduan garam dan gula, atau kecap manis.
Kebiasaan ini bukan kebiasaan yang mudah diterapkan namun perlu dan sangat perlu untuk diusahakan dengan sepenuh hati.
Demi masa depan generasi kita yang lebih baik, generasi yang akan datang lebih sehat.
Tidak ada lagi alasan kalau nggak pake MSG masakanku nggak laku. Dari mulai A.....to, M....o, R...o, dan merk lainnya semua sama, MSG..
Katakan aku Bisa dan Mau, dengan keyakinan tinggi kita pasti bisa.

Oleh: Ismail Fuah

1 komentar: