Jumat, 11 Oktober 2013

Cerita lucu dan seru IIDN SEMARANG dengan Tiga Serangkai Solo

Oleh: Dian Kusuma Damayanti
Siang itu, tanggal 3 Oktober 2013, di tengah terik matahari yang panas sekitar pukul 12.00 WIB acara undangan dari Tiga Serangkai (TS) Solo digelar di Warung Leko, Jl. Gajah Mada No. 67 Semarang, yang sekaligus acara KopDar Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) Semarang.

Sekitar pukul 12.10 wib aku sudah berada di lokasi dan langsung menuju pintu yang bertuliskan "PUSH" yang pasti artinya "Tekan" supaya kita bisa masuk ke ruangan dan ternyata di dalam belum begitu ramai dan terlihat beberapa orang saja, hanya sekilas aku memperhatikan ada sekelompok ibu-ibu di pojok sebelah kanan, namun tidak dapat memastikan siapakah mereka karena tidak jelas. Sambil mendekati meja informasi, aku bertanya,"Mbak, boleh tanya klau undangan dari IIDN dimana ya ?, seorang waiters menjawab,"belum ada reservasi mbak", aku balik menjawab,"oh gitu, oke saya tunggu. 


Beberapa menit kemudian, datang seorang wanita berkerudung warna hitam dan berkacamata,sepertinya masih muda dech, mendekati meja yang sama,pertanyaan sama dan dapat jawaban yang sama juga {lucu nggak ya...kayak antrian 1 paket pertanyaan dan jawaban yang sama hehehe}, akhirnya karena jadi korban jawaban yang sama, jadilah dech kita menyapa,berkenalan dan menunggu di tempat yang sama pula, duduklah kita sambil meneruskan obrolan kita yang lagi seru dan akhirnya jadi tahu sama tahu namanya dan tinggal dimana. Mbak itu bernama Mbak Amin.Tapi di sela obrolan, kita agak curiga juga,waktu sudah menunjukkan pkl 12.30 wib masak belum ada yang datang,kuambil HP kugunakan What's App {promosi dech} kucolek mbak Dedew "mbak,sy sdh di lokasi,dmn ya ? jawaban mbak Dedew,"masuk aja bil dari IIDN" {yaaa..jawaban mbak Dedew sama dong dengan yang aku sampaiin ke waiters tadi,muteeerrr dong mbak hehe....peace mbak Dedew}, akhirnya krn lama menunggu, kami berdua berkeinginan mencari-cari dimana sebenarnya acara berlangsung.

Ehhh seperti yang kuduga semula bahwa yang di ruangan pojok sebelah kanan itulah acara IIDN, Alhamdulillah akhirnya bersua dan berkenalan dech,di saat kita bersalaman dan menyebut nama,kusebutlah namaku "Dian Kusuma" eh mbak Dian Nafi spontan bilang eh mbak Dian Pelangi ya "hehehe GR habis mbak sy...{tapi kayaknya GR beneran nich hikhihik}, terbesit dalam hati "Wah ternyata seru juga ibu-ibu IIDN "very spontan" ....seru,mantap habis...

Sambil menunggu acara dimulai, kami saling mengisi tempat duduk yang kosong.
Setelah duduk berjajar, sambil merapikan tempat duduk masing-masing dan kelihatannya juga kursi sudah pada penuh, muncul seorang pria, saya belum tahu namanya, spontan berkomentar, “saya duduk dimana dong, masak berdiri gini, tega banget.” {ibu=emak; boleh dong sekali-kali penyebutannya diganti biar serasa memiliki emak-emaknya hehehe}, emak-emak pada ketawa melihatnya, berarti lucu khan J}
Akhirnya emak-emak pada berganti tempat duduk, saling berlari mengambil kursi dan hasil dari pergantian kursi ternyata saya berhadapan langsung dengan Editor kondang, baik hati dan mahal {begitu sesuai perkenalannya}, terbesit dalam hati, wah siap-siap harus ada pertanyaan nich, karena dihadapan narasumber. {malu dong, nggak ada pertanyaan tapi duduk paling dekat hehehe}

Pelan-pelan suasana menjadi hening, tanda dimulainya acara, namun sesekali terdengar suara waiters  yang sedang bertanya kepada emak-emak mau pesan apa makanannya.:)

Mulailah Mas Fahmi sebagai perwakilan TS membuka acara Temu  Kenal IIDN Semarang dengan TS Solo, karena pada saat itu hadir juga Ibu Af Idah Salmah selaku General Book Editor TS.
{Cerita seru dan lucu juga terjadi pada awal perkenalan seorang General Editor Tiga Serangkai Solo, Mas Fahmi Mubarok}

Assalamualaikum wr.wb,selamat siang emak-emak dari IIDN (Ibu-Ibu Doyan Narsis), ada emak yang menyangga, “bukan mas, Ibu-Ibu Doyan Nulis”, jawaban balik dari mas Fahmi, “oh gitu, saya kira tadi malah Ibu-Ibu Doyan Nikah...{walah tambah parah lagi mas)....

Mulailah mas Fahmi memperkenalkan diri dengan gaya bahasa dan logatnya yang memang super kocak dan lucu, grrrrrrrrrrr

“Nama saya Fahmi Mubarok atau lebih dikenal dengan nama bekennya Fahmi Casofa dan ternyata nama Casofa ada artinya, cuman maaf emak-emak kelewat,nggak tahu yang sedang saya pikirkan apa, bener-bener kelewat atau memang mas Fahminya kasih infonya terlalu cepat ya. (*sambil mengerlingkan mata)

“Asal kota dari Jepara, dan ini jg maaf sayang banget kelewat,padahal disebutkan desa dan historynya {bagi emak-emak yang tahu monggo dilengkapi sekalian ya}

“Status : masih single, banyak yang daftar tapi banyak pilihan akhirnya malah tidak dapat semuanya {emak-emak pada ketawa, berarti lucu khan J}

“Tahun kelahiran : belum sempat disebut, mbak Dian Nafi spontan menebak “lahir tahun 1976”, mas Fahmi langsung spontan komen “buset...buset...aduh...aduh, udah kelihatan tua ternyata”,nggak jadi disebutin aja dech, tp krn hrs disampaikan mas Fahmi menyampaikan dg muka merah merona, “saya lahir tahun 1985” {emak-emak pada ketawa,kayaknya ini benar-benar lucu dech hehehe,,,peace pertama ya mas Fahmi J}

Akhirnya bla-bla-bla sampai pada perkenalan terakhir yang bersifat informasi dan juga warning bagi emak-emak bahwa mas Fahmi ini orangnya terbuka,welcome,silahkan sharing via email,FB atau sms, tapi kayaknya akan cepat dibalas apabila dikirimin pulsa sebesar Rp. 10 ribu dulu, lumayan khan kata mas Fahmi, ada 20 emak2 sudah berapa tuch....{peace kedua mas Fahmi} {emak-emak pada ketawa tapi juga terbesit “serius nggak ya”} :D {sambil ketawa sambil sesekali emak-emak menelan makanannya, karena session perkenalan digabung dengan session ramah tamah}

Beralihlah session perkenalan dari mas Fahmi ke perkenalan emak2 yang hadir, satu per satu emak2 berkenalan, namun session perkenalan emak2 ini dapat dampak dari thn kelahiran 1976 {:D}yaitu mau nggak mau emak-emak harus nyebutin tahun kelahirannya di sela perkenalannya, ada hubungannya nggak sich hehehe...tapi ini yang jadi serunya di session ini.

Habis perkenalan,beralih ke session sharing knowledge dan pertanyaan seputar tips menulis, cara publish dsb yang memang informasinya seru dengan gaya penyampaian yang seru juga dan kocak oleh seorang Editor Fahmi Mubarok. {session ini memang mahal harganya :D}

Akhirnya berujung pada waktunya, session terakhir ditutup dengan foto-foto emak-emak IIDN. {sepertinya terbesit di benak mas Fahmi, bener dong kepanjangan IIDN tadi yaitu Ibu-Ibu Doyan Narsis hehehe}

Itulah cerita singkat yang berhasil direkam dan dianggap seru dan lucu oleh sy, semoga berkenan dan maaf apabila ternyata dan kenyataannya tidak masuk dlm kategori lucu dan seru. Mohon maaf,mohon bimbingannya dari seorang pemula ini. Salam emak-emak IIDN Semarang J

1 komentar:

  1. Gak ngeh mbak hehehe :) lucunya dimana ? :(

    BalasHapus