Seumur-umur jadi penulis dan penyunting lepas, saya belum
pernah mengunjungi kantor penerbitan. Beberapa komunitas penulis, sih, beberapa
kali mengadakan kunjungan. Namun, seringnya di Jakarta dan bandung. Nah, orang
Semarang tuh kesempatannya jaraaang banget. Padahal, Semarang, kan, dekat
dengan Yogya (silakan browsing dan
hitung sendiri ada berapa penerbit di Yogya?).
Senang sekali ketika ada kesempatan untuk pergi ke Tiga
Serangkai, Solo, bersama komunitas EEDAN (Emak-Emak Doyan Narsis). Ups! Maksud
saya Ibu-Ibu Doyan Nulis alias IIDN. Dan … boleh bawa anak! Yeay! Piknik
Semarang-Solo pasti seharian, kan? Kalau enggak bisa bawa anak, anak saya mau
dititipin siapa?
Senangnya lagi, meeting
point (MP) awal mau berangkat ke Solo ada dua (Saya, dong, yang ngusulin
:d) Mengingat Semarang terbagi jadi dua daerah, kalau hanya satu MP kasihan
para peserta. MP pertama di masjid Baiturrahman, dan ke dua di Ngesrep, rumah
salah satu emak anggota IIDN.
Sebenarnya, sih, jadwal berangkat dari MP 1 adalah pukul
06.00. Peserta udah tepat banget datangnya, lho! Salut atas ketidakngaretannya.
Lanjutkan! Sayangnya, si awak bus yang njelehi. Molor. Akhirnya, baru bisa
jalan pukul 06.40 :p