Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 September 2014

Portfolio Online Penulis

Jaman sekarang, banyak hal yang dilakukan serba online. Kirim surat lamaran pekerjaan via online, diskusi online, siaran radiopun bisa dilakukan secara online, hanya dari dalam kamar yang dengar orang di seluruh penjuru dunia.

Sekarang kita ngobrolin portfolio online yuk. Dalam manajemen strategis dan pemasaran, istilah portfolio digunakan untuk menunjukkan sekumpulan produk, proyek, layanan jasa atau merk yang ditawarkan untuk dijual oleh suatu perusahaan (wikipedia).

Sebagai penulis perlu punya portofolio juga lho! Portfolio kita tentu saja isinya karya-karya di bidang kepenulisan.

Rabu, 23 Juli 2014

Dua jam bersama Mbak Dian Nafi dan Mbak Wuri Nugraeni

Pada tanggal 13 April 2014 dua penulis kece mengadakan gathering di toko buku daerah Pandanaran. Acara dibuka dengan celoteh ringan MC. Awal­-awal acara Mbak Wuri dan Mbak Dian telah ditodong pertanyaan “Apakah dulu pernah membayangkan akan mempunyai penghasilan dari menulis?”
“Sebelumnya tidak ada pemikiran akan hidup dengan menulis,” jawab duo penulis.
Nah, dari acara itu aku dapat banyak ilmu kepenulisan. Bagaimana cara memulai, cara membunuh mood pemalas, dan juga bagaimana cara menyelesaikan tulisan *Banyak yang bisa memulai tanpa bisa mengakhiri *cussssss langsung aja beberapa poin yang dapat aku serap dengan ottakku rada­-rada bersih hehehehe...

Menulis­:
• Outline ===> Digunakan untuk membuat para penulis lebih fokus sehingga tulisan
• Cari Motifator ====> Motifator berguna bila kita merasa otak kreatif kita mandek
• Tulis Aja ===> Ini poin paling penting.
Buat apa baca cara langkah-­langkah menulis, tidak akan melebar kemana­-mana alias error. Motifator bisa siapa aja asal jangan ada orang lewat kita mintai buat nyemangati kita , cari motifator untuk membakar semangat, dekat­-dekat dengan para penulis kalo dari diri sendiri aja tidak mau memulai pegang pena untuk menggores kertas.

Rabu, 21 Mei 2014

Etika Peminjaman Buku

Ada yang bilang : " Buku itu seperti halnya berlian... tidak untuk dipinjamkan."

Hm, apakah kau setuju dengan pernyataan itu, teman?

Kalau aku, setengah setuju.  Lho...setuju kok setengah-setengah? nanggung amaat... hehe...

Maksudku, aku setuju bahwa buku sama berharganya dengan berlian. Namun bukan berarti tidak untuk dipinjamkan. Sayang kan, kalau hanya numpuk saja tanpa ada yang mengetahui apalagi memanfaatkan 'isi'nya? Mungkin -bagiku- lebih tepatnya adalah boleh dipinjamkan, dengan syarat dan ketentuan berlaku. #eh, kok jadi mirip iklan yaa? :)

Minggu, 16 Maret 2014

IIDN Semarang: Belajar Menulis, Belajar Tampil

Kalau dihadapkan pertanyaan, "Apa yang menjadi motivasimu bergabung dengan IIDN Semarang." Sebagian besar tentu akan menjawab untuk belajar nulis, namanya juga ibu-ibu doyan nulis, masak iya belajar njahit, ya meskipun banyak juga sih ibu-ibu di sini yang pinter njahit. Tapi kalo saya, selain belajar nulis, IIDN Semarang membuat saya belajar tampil. Kepercayaan diri saya semakin diasah, selain PD nulis, saya jadi lebih PD tampil di muka umum, malah ketagihan. Ngga heran dah kalo ada yang bilang IIDN selain doyan nulis juga singkatan dari ibu-ibu doyan narsis hehe..

Semenjak gabung di IIDN Semarang saya sudah beberapa kali diajak untuk tampil. Pernah di TV lokal, radio, juga surat kabar (dokumentasi bisa dilihat di sini). Yang terbaru kemarin tanggal 8 Maret 2014. Bersama mbak Hidayah Sulistyowati, saya mempresentasikan IIDN Semarang di acara Telkomsel Community.

Kami diberi waktu sekitar 10 menit. Ada MC yang bertanya tentang IIDN Semarang dan kami menjelaskan. Blog IIDN juga ditampilkan di sana lho. Untung blognya rajin diisi dan tampilannya cantik ya.. hahaha ayo.. ayooo pada rajin kirim tulisan ke blog IIDN yuuuk.

Jumat, 07 Februari 2014

Pintar Menilai Iklan

oleh Dephie Sagita

Seringkali kita (khususnya saya) sebagai konsumen aktif selalu harus bersikap teliti sebelum membeli, benar begitu ibu-ibu & mbak-mbak?

Entah itu segala produk, dari dikonsumsi maupun yang digunakan, bisa barang ataupun jasa. Namun kadang ada yang kita abaikan, yakni maraknya iklan di berbagai media yang bisa mengaburkan nilai produk itu sendiri.

Benar, iklan memang ditujukan untuk menarik minat konsumen atau calon pembeli agar selalu terlihat menarik. Saya sendiri kadang memperhatikan paketan dari iklan tersebut. Dari bahasa atau gambar iklan itu sendiri. Sering saya tertawa melihat iklan yang beredar, jargon yang sedikit menggelitik. Contohnya, produk kecantikan (dari wajah, badan dan rambut) yang selalu menggunakan model yang tampilan fisiknya sudah jelas menarik. Bukankah berarti produk kecantikan tersebut diperuntukkan bagi orang - orang yang sudah mempunyai fisik bagus agar lebih bagus atau tetap bagus. Hmmh, harus lebih teliti melihat jargon iklannya. 

Kamis, 14 November 2013

9 Cara Mengajak Anak Mencintai Buku

Dear Ayah & Bunda,

Mengenalkan buku sejak dini di usia balita sangatlah penting. Selain untuk menanamkan kebiasaan baik, juga untuk menimbulkan kecintaan si kecil untuk belajar dan mencintai ilmu. Sering saya mendengar ibunda mengeluh seperti ini "Uh, susah sekali si Nana disuruh baca, maunya nonton televisi!"
Benarkah?

Jangan-jangan, ini salah kita sendiri yang tidak membangun kecintaan pada buku pada anak sejak dini?
Berikut ini tips agar buah hati suka buku:

  1. Berikan buku sesuai usianya. Untuk bayi dan balita, berikan board book atau soft book (dari kain) sehingga tidak bisa disobek dan lebih awet. Tekstur buku bisa menjadi latihan meningkatkan kemampuan motorik anak. Berikan buku dengan warna yang cerha dan tulisan yang menarik sehingga merangsang penglihatan buah hati.

Rabu, 17 April 2013

OBAT AMPUH GATAL PADA JEMARI KAKI




Oleh: Moocen Susan

Kalau diingat kembali memang sejak kecil saya kurang suka makan sayuran. Saya lebih suka makan ayam atau daging. Waktu umur 10 tahun, saya pernah merasakan gatal-gatal pada jemari kaki. Perlahan-lahan rasa gatal itu berubah menjadi luka dan berbau busuk. Berbagai macam obat dokter sudah saya coba ada yang berbentuk salep ada pula yang berupa kapsul. Namun tetap saja tidak ada perubahan. Setiap malam terasa sekali gatalnya. Setiap pulang sekolah dan melepas sepatu kaki saya berbau busuk dan lecet. Pernah saya coba rendam dengan larutan air hangat dan obat PK juga masih belum sembuh. Saya hampir putus asa.