Oleh Lia Herliana
Jaim, alias ‘jaga image’, atawa pencitraan, tak hanya
penting bagi kalangan selebriti, lho. Kita, para penulis, atau yang mengaku
masih ‘penulis-wanna-be’ (seperti
saya), juga perlu pandai-pandai menjaga image,
khususnya dalam pergaulan di dunia maya.
Image yang seperti apa, sih? Image,
atau citra diri sebagai penulis, tentu. Bukan sebagai tukang bubur, apalagi
putri yang tertukar.
Kenapa? Buat apa?