Sabtu, 06 Januari 2024

IIDN Semarang reborn

Komunitas IIDN (Ibu-ibu Doyan Nulis) Semarang aktif lagi. Sebenarnya sejak akhir tahun 2022 , lalu Januari 2023 pernah kopdar sharing tentang menulis naskah anak. Berhubung ada anggota yang baru masuk, maka perlu informasi tentang IIDN Semarang.

Sabtu, 11 Juni 2016

[PROFIL] Eviyati Yuli Rianto

Nama                          :  Eviyati Yuli Rianto
Jenis Kelamin              :  Perempuan
Tempat/Tgl Lahir        :  Bandung, 15 Juli 1982
Agama                         : Islam
Pendidikan Terakhir    : Sarjana Gizi

Selasa, 05 Januari 2016

TIPS GO GREEN IBU RUMAH TANGGA

Musim hujan tiba, kita pun harus meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir dan berbagai penyakit. Banjir saat ini menjadi 'bencana tahunan' yang melanda hampir di seluruh wilayah Indonesia, tidak hanya di ibu kota. Bahkan, di Jakarta yang dulunya 5 tahun sekali banjir lalu intensitasnya menjadi 2 tahun sekali, kini warganya harus mengalami luapan air itu setiap tahun. Kejadian itu akan terulang jika tidak ada upaya yang sungguh-sungguh dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
Seperti halnya di Ibu Kota, di Kota Semarang ibu kota provinsi Jawa Tengah, banjir pun menjadi agenda rutin di beberapa tempat. Termasuk daerah tempat tinggal saya, Tlogosari. Kontur tanah di Semarang yang lebih rendah dari permukaan air laut menjadi penyebab utama banjir atau rob. Selain itu, curah hujan yang meningkat dan perubahan iklim juga mempengaruhi. 

Senin, 31 Agustus 2015

Good News From IIDN Semarang & Gandjel Rel :)

Dear IIDNers, 

Alhamdulillah, bulan Agustus penuh berkah untuk IIDN Semarang.
Kita diajak untuk menjadi pembicara dalam program School Visit Faber Castell dan tulisen.com di beberapa SMA dan SMP di Semarang selama 6 bulan. Dimulai Agustus ini. Tema workshop menulisnya adalah cara membuat cerpen yang baik.

Winda Oetomo sharing di SMP Fransiskus

Selasa, 24 Maret 2015

“Accidentaly” Meet Up with Gradien Mediatama



Kadang, sesuatu yang terlalu lama direncanakan, malah nggak jadi-jadi dan jadi sekedar wacana.  Yang spontan justru sering berhasil. Kopdar dengan Gradien adalah bukti nyatanya. 

Rombongan Gradien dari Yogya

Senin, 16 Maret 2015

Di Situlah Saya Ditampar Dewi Lestari..




            Alhamdulillah, beruntungnya saya bisa belajar bareng Dee Lestari kemarin. Kesempatan ini saya dapat dari mbak Dedew korwil IIDN Semarang yang mengajak saya untuk meliput Coaching Clinicnya Dee. Tentu saya akan berterima kasih kepada Dewi yang pertama ini ya. Thanks Mbak Dew.
 
           
Dee menampung pertanyaan dari peserta

Sabtu, 07 Maret 2015

Menyapih Anak Dengan Cinta

"Mimi ...aci... mimi aci..."  senandung Ismail disaat-saat menjelang usianya 2 tahun, sebenarnya membuat hati sedih, tapi juga bangga. Sedih karena harus segera menyapihnya, Bangga karena dia melampiaskan keinginan minum ASI nya dengan bersenandung. Lucu sekali mendengar dan melihatnya, sambil bergoyang-goyang. Kadang diiringi dengan musik, seperti memukulkan benda disekitarnya, atau alat musik rebana kecil miliknya. Kadang sampai teman-teman PAUD nya ikut tertawa, dan menirukan juga.

Pada umumnya anak jika mau di sapih akan rewel luar biasa, karena sering kita jumpai cara menyapihnya dengan langsung atau seketika saat itu juga. kadang dengan menakut-nakuti anak dengan mengoleskan obat-obat tertentu di punting. Hal ini secara tidak langsung mengajarkan kepada anak tentang berbohong.

Namun bagi saya tidak demikian, menyapih adalah proses di mana anak akan merasa kehilangan kesempatan lebih sering berdekatan dengan sang ibu. Sehingga ini akan mengganggu kejiwaan mereka. Jika kita melakukannya secara tiba-tiba maka hal ini akan membuat anak merasa ditinggalkan, terluka perasaannya. Biasanya saya akan melakukan secara bertahap ketika akan menyapih anak.